Overloops Photography mendapatkan kepercayaan untuk mendokumentasikan acara company trip yang istimewa karena client Overloops kali ini merupakan rombongan dari PT Unilever dan Hypermart Jakarta yang bersama-sama menyaksikan sunrise di Borobudur. Seperti yang kita ketahui bersama, spot sunrise di Borobudur itu dikenal sebagai spot sunrise terindah di dunia. Bahkan seorang punggawa Facebook Mark Zuckerberg pernah berada di Candi Borobudur dan mengakui keindahan spot sunrise di candi budha ini. Oleh karena itu ketika tim kami mendapatkan kabar untuk mendokumentasikan acara company trip di Borobudur ini, kami sangat excited dan sangat bersemangat untuk mendokumentasikan acara dengan sebaik-baiknya.

Tim kami mengirimkan 2 photographer saja yang masing-masing membawa kamera, karena memang kebutuhanya hanya sesi foto sunrise di Borobudur ini saja. Salah satu photographer menggunakan kamera Sony A7 Mark II dengan lensa 35 mm dan lensa 50 mm, dan satunya lagi membawa 2 buah kamera A7 Mark II dengan lensa ultra wide Samyang 14 mm dan juga menggunakan lensa tele fix 85 mm dengan f 1.8. Rombongan yang akan berangkat ini berjumlah 30 orang dan dengan mengirimkan 2 photographer ini kita berharap bisa mengakomodir foto dari setiap anggota rombongan tersebut. Sehingga kita melakukan pembagian tugas yang berbeda.

Dalam pendokumentasian company trip ini, kita juga mendapatkan berbagai tantangan seperti kondisi cahaya menjelang sunrise yang masih sangat gelap. Kedua adalah bagaimana caranya agar kita bisa mengakomodir jumlah anggota yang banyak, dan juga bagaimana kita bisa mendapatkan foto yang artistic tapi juga bisa sesuai dengan apa yang diharapkan. Kita juga sempat khawatir karena keadaan sunrise yang memang tidak terduga. Ketika malam sebelum dokumentasi tersebut kita mendapatkan isyarat bagus karena kondisi langit cerah dan berbintang, harapannya di pagi hari kita juga bisa mendapatkan sunrise yang bagus.

Sampai di hari H, kita berangkat pukul 3 dan sampai di lokasi pada pukul 4 pagi. Just for information, loket Borobudur untuk melihat sunrise itu baru dibuka pukul 4. Jadi kalau kamu datang sebelum jam 4 harus menunggu di luar gerbang hingga loket dibuka, dan untuk tiket masuknya khusus yang ingin menikmati sunrise sekitar Rp 325.000 untuk wisatawan domestic. Keberangkatan ke lokasi berlangsung pukul 5 dengan pemandu dan kita harus sedikit tricky karena biasanya untuk mendapatkan spot yang bagus itu kita harus berebut tempat dengan photographer lainnya. Borobudur memiliki spot yang lurus ke sunrise dan itu merupakan spot yang paling popular dan harus segera diamankan jika datang lebih dulu ke spot bagian atas Borobudur. Kedua adalah tantangan dari segi teknis. Kita mensiasati dengan membawa 2 buah lampu. Kita membawa lampu flash yang normalnya digunakan untuk menyinari objek di cahaya yang gelap. Masing-masing photographer kami juga membawa continues lighting apartur amaran al 160 yang kita gunakan untuk memberikan efek cahaya.

Nah, praktiknya di lapangan kita mencoba untuk mengadakan beberapa sesi foto sebelum matahari terbit, karena memang langitnya sudah berwarna, maka kita memanfaatkannya dengan mencoba untuk menggunakan 1 lampu continues lighting led dan hasilnya memang cukup baik. Sedikit tips untuk temen-temen, penggunaan lampu continues lighting led dikondisi cahaya yang gelap itu terlihat lebih baik dibandingkan dengan penggunaan lampu flash. Untuk penggunaan lampu continues sendiri kita bisa mengatur cahayannya ketika akan memotret, dan ini jauh lebih mudah untuk mengatur komposisi, mengatur sudut pengambilan gambar yang sempurna, dan mendapatkan hasil foto yang lebih baik tentunya. Seperti yang bisa dilihat di hasil-hasil foto berikut ini.

Untuk memotret grub, photographer juga harus kreatif dimana kita tidak hanya harus mendapatkan foto yang dirasa baik, tapi juga bisa mengakomodir banyak orang sekaligus. Kita selalu mensiasati dengan memotret secara berkelompok terlebih dahulu baru setelah itu mencoba mengajak sesi foto personal untuk beberapa orang yang tertarik untuk diambil gambarnya. Dalam sesi perorangan ini banyak sekali keseruan yang terjadi. Karena memang tidak semua orang suka untuk difoto, tapi dengan pendekatan yang natural dan membuat model nyaman tentunya akan memberikan hasil yang cukup mengejutkan model tersebut karena mereka mungkin juga tidak biasa difoto dengan teknik seperti ini. Dalam pengambilan foto group ini kita juga menggunakan lensa ultra wide dan hasilnya cukup bagus karena bisa mencakup area yang luas. Sehingga bisa menjadi kenang-kenangan yang bisa bercerita tentang kondisi lokasi tersebut. untuk tempat seperti ini, kita menghindari menggunakan kamera dengan lensa-lensa bukaan lebar taua tele karena informasi tempat foto tersebut tidak bisa terakomodir. Tapi untuk beberapa kondisi kita juga menggunakan lensa tele sehingga didapatkan gambar yang bokeh dan artistic, cenderung portrait untuk candid.

Jika kalian tertarik untuk mendapatkan foto seperti ini, Overloops membuka kesempatan untuk para company yang ingin melakukan perjalanan dan didokumentasikan perjalanan kalian secara professional. Kita juga melakukan pendekatan yang baik untuk memotret group dari company trip sendiri. Selain meberikan experience yang bagus, diharapkan nanti kita bisa memberikan oleh-oleh berupa foto yang tidak hanya bagus, namun juga bisa menjadi kesan tersendiri karena diabadikan secara professional. Kalian bisa menghubungi Overloops melalui instagram @overloops atau bisa juga melalui Facebook Page Overloops. Jadikan liburan bersama teman-teman anda lebih berarti bersama Overloops.

RECENT POSTS

    Leave a comment