January 11, 2018

Ink Water Splash

Overloops memang memiliki hobi untuk bereksperimen membuat sesuatu yang baru. Untuk kali ini, Overloops membuat sebuah eksperimen dan bermain-main dengan tinta untuk dijadikan ink water splash. Kalau kalian pernah melihat wallpaper yang memperlihatkan perpaduan warna yang berbeda menjadi satu kesatuan dan terlihat teksturnya yang unik, itulah yang disebut sebagai color water splash. Karena tema water splash ini banyak laku di pasaran sutterstock, kita ingin membuat porduk serupa dengan eksperimen kita sendiri. Nah, seperti apa proses pemotretan dan pengambilan video water splash ini? Kita bakal bahas dari awal percobaan kita yang gagal hingga berhasil membuat sebuah elemen tinta yang menarik.

Pertama yang harus kita siapkan adalah kotak aquarium kaca dengan ukuran sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, lalu kita juga menggunakan cat air yang cair, kemudian kita juga membeli cat warna acrylic, dan yang paling penting di sini adalam jarum suntik dengan ukuran kecil 20 cc (biasa digunakan untuk menyuntik orang) dan alat suntik Catheter Tip 100cc Onemed yang lubangnya lebih besar. Kita menggunakan dua jenis suntikan ini untuk mengetahui tekanan mana yang lebih bagus untuk color splash. Sebelum memulai eksperimen, kita mensetting studio terlebih dahulu.

Untuk setting studi pertama, kita menggunakan background warna hitam. Kita juga menaruh aquarium di atas kursi yang dijatuhkan ke samping sehingga tingginya sama dengan kamera yang akan kita pasang. Untuk behind the scene, kita menaruh go-pro di atas jendela dengan mode timelapse. Untuk pengambilan foto, kita menggunakan kamera A7 Mark II dengan lensa 135 mm, sedangkan untuk video kita menggunakan kamera A7S dengan lensa 100 mm dan teknik 120 fps slow motion. untuk pencahayaan kita menggunakan 6 lighting yang terdiri dari yn 300 mark II, yn 600, aperture amaran, dan lampu led ring light. Untuk background hitam ini kita menggunakan 2 lighting yang diarahkan ke aquarium dari sisi kanan dan kiri, dan juga dari bawah agar cahaya bisa menyebar menyinari seluruh isi aquarium.

Sambil menunggu setting studio, kita juga mencoba bereksperimen air apa yang bisa digunakan untuk color splash ini. Kita menggunakan 2 gelas yang berisi air biasa dan air cuka. Setelah dicoba, di air biasa penyebaran tinta lebih lambat dan terlihat susah menyatu dengan air. Sedangkan dengan air cuka, penyebaran tintanya lebih cepat sehingga tinta tersebut juga cepat menyatu dengan air. Tinta yang kita gunakan di sini adalah cat air biasa, sedangkan dengan acrylic kita harus menambahkan air terlebih dahulu untuk mengencerkan cat warna tersebut. setelah dicoba dimasukkan kedalam air biasa dan air tinta, ternayata hasil terbaik didapatkan dengan menggunakan cat air.

Kesimpulannya di sini adalah membuat color splash ini memang hanya menggunakan air biasa dan akan lebih baik jika menggunakan cat air. Setelah selesai percobaan ini, kita memasukkan air ke dalam aquarium setinggi 7/8 dari aquarium tersebut. Setelah semua kamera ready untuk mengambil gambar, kita menyemprotkan cat air warna merah dan putih dengan menggunakan suntikan Catheter Tip 100cc, dan hasilnya, splaaasshhh….. cairan cat air itu bergumul menjadi satu secara perlahan-lahan dan membentuk sebuah tekstur yang indah. Percobaan pertama berhasil.

Tidak puas dengan hasil pertama, kita mencoba untuk mengganti air dan menggunakan cat berwarna ungu dan merah. Namun setelah kita semprotkan menggunakan alat suntik, yang terjadi dari hasil foto tersebut tidak terlalu epic. Hal ini karena background yang kita gunakan berwarna hitam dan warna yang kita semprotkan berwarna gelap pula. Sehingga gambar yang dihasilkan tidak terlalu bagus dan terkesan gelap. Akhirnya kita mencoba untuk eksperimen yang ketiga yaitu mengganti background berwarna putih.

Untuk background berwarna putih ini kita menggunakan 4 lighting. Kita menggunakan 2 lighting yang dipantulkan ke dinding agar background putihnya lebih merata. Kemudian 1 lighting ditaruh di bawah aquarium, dan kita juga menggunakan 1 ring light yang dipasang di atas aquarium. Kemudian di percobaan kedua ini kita menggunakan 3 gradasi warna yaitu ungu, biru, dan putih. Untuk warna biru dan ungu kita menggunakan suntikan 100 cc, dan warna putih menggunakan suntikan 20 cc. Hasil dengan menggunakan background putih ini membuat color splash terlihat lebih berwarna dan cerah. Untuk eksperimen selanjutnya kita menggunakan miniature Chicago dan kamera 6D kita yang sudah rusak untuk dijadikan objek yang akan di tembakkan color splash ini. Untuk behind the scene lebih jelasnya bisa temen-temen lihat di video berikut ini..

Menarik bukan, bermain-main dengan menggunakan cat air dan suntikan sehingga bisa membentuk sebuah tekstur warna yang indah. Nah, dari artikel ini bisa kita simpulkan beberapa point yang bisa kalian lakukan untuk membuat sebuah ink water splash:

  1. Siapkan alat-alat berupa air biasa, cat warna, cat acrylic yang sudah dicairkan kedalam air, suntikan Catheter Tip 100cc Onemed dan suntikan 20 cc, kamera pendukung, background, dan lampu lighting.
  2. Untuk membuat sebuah tekstur yang menembak slow dan menghasilkan gumulan besar, kamu bisa menggunakan suntikan 100 cc, sedangkan untuk membuat tekstur yang lebih kecil dan tembakan yang lebih kencang, kamu bisa menggunakan suntikan 20 cc.
  3. Kalau kamu menginginkan warna-warna cerah seperti pink, merah, putih, dsb, kamu bisa menggunakan background hitam untuk memperjelas warna. Tapi kalau kamu menginginkan wrna-warna gelap seperti biru dan ungu, kamu bisa menggunakan background putih.
  4. Menggunakan objek di dalam aquarium akan memperindah hasil fotomu.

Sekian tips yang bisa Overloops berikan untuk teman-teman, semoga percobaan yang sudah kita lakukan ini juga bermanfaat untuk kalian yang senang membuat stock foto seperti ini.

RECENT POSTS

    Leave a comment