Overloops sering kali membuat sebuah eksperimen dengan memotret objek-objek unik yang masih jarang dilakukan. Selain penasaran bagaimana memotret objek dengan ukuran kecil, kita juga ingin menambah stock foto yang juga menjadi portfolio kami. Dalam eksperimen kali ini, Overloops ingin memotret tumbuhan kaktus berukuran kecil namun membuatnya terlihat besar. Kaktus memang memiliki berbagai bentuk dan berbagai ukuran. Tentunya juga memiliki warna yang berbeda-beda setiap jenisnya. Mengapa kaktus? Kaktus terkenal sebagai tanaman langka yang dahulu hanya ditemui di gurun pasir. Namun seiring berkembangnya jaman, sekarang menanam kaktus memang sangat mudah. Bahkan kita bsia merekayasa Kaktus ini dengan bentuk yang unik dan lucu. Jika kita perhatikan bentuk dari setiap jenis kaktus, pasti akan merasa tertarik untuk mendokumentasikannya. Begitu pula dengan Overloops, karena keunikan tumbuhan ini, kita ingin memotret dari sisi yang unik pula.

Kita menggunakan kaktus ukuran 5 hingga 10 cm saja. Sebenarnya karena ini hanya eksperimen saja, kita belum tahu teknik apa yang cocok untuk memotret kaktus ini. Alat yang perlu kita siapkan adalah meja dengan tinggi sekitar 1 m, kaktus tentunya, dan background berwarna biru. Kita memilih warna biru karena warna ini berbeda dengan warna dasar kaktus. Sebenarnya bisa saja kita menggunakan background kuning, atau pun merah. Namun agar ketika diseleksi untuk diganti warnanya, dengan menggunakan background biru sof akan jauh lebih mudah. Background biru ini juga sebagai pengganti green screen. Karena tidak memungkinkan menggunakan warna hijau yang senada dengan kaktus, kita memilih warna biru.

Kita menggunakan Kamera Sony A7 Mark II yang dipadukan dengan lensa 100 mm macro lens. Kita menggunakan macro lens ini untuk memotret kaktus berukuran kecil, dengan lensa ini kita bisa memotret bagian detail dari setiap lekukan kaktus. Untuk menambah pencahayaan, kita menambahkan lightin V860 yang disorotkan ke background. Karena cahaya yang dihasilkan terlalu tajam, kita menambahkan 3 lembar tissue di bagian ujung lighting sehingga cahaya yang keluar bisa di reduksi. Untuk menerangi objek kaktus, kita menggunakan lighting Godox AD360 dengan penerangan top light. Godox AD360 ini dilengkapi dengan soft box agar cahaya yang dihasilkan tidak terlalu keras dan merata. Sisi kiri objek terdapat lighting Yongnuo YN300 untuk memberikan pencahayaan objek.

Setelah semuanya kita setting menjadi studio mini, kita menaruh kaktus di atas meja. Karena yang kita foto hanya kaktusnya saja, kita memang sengaja tidak menggunakan pot bawaan, jadi hanya menaruh tanah dan kaktus di atas meja saja. Dengan menggunakan lensa 100 mm ini photographer kami bisa mengambil gambar dengan sangat dekat sehingga objek yang terlihat menjadi sangat besar dan detail. Nah, untuk hasilnya bisa di lihat di gambar berikut ini.

Nah, kalau kamu menginginkan foto-foto kaktus tersebut dengan kualitas yang besar, kamu bisa mendownloadnya melalui Shutterstcok Cendhika dan juga Shutterstock Ferita. Sekian tips yang bisa kita bagikan, untuk mendapatkan hasil yang lebih lembut lagi temen-temen bisa uji coba sendiri dengan eksperimen posisi lighting yaa.. nah, kalau dari teman-teman ada yang tertarik untuk melakukan pemotretan produk bersama Overloops, temen-temen bisa langsung saja menghubungi Overloops melalui instagram @overloops atau melalui fans page Facebook Overloops. Jadikan foto produkmu menjadi lebih menarik dengan Overloops..

RECENT POSTS

    Leave a comment