April 18, 2018

Memotret Menu Makanan Sahid Resto

Overloops Photography and Videography kembali diberikan kepercayaan oleh Hotel Sahid Jaya and Convention Center untuk memotret berbagai menu makanan di hotel ini. Tentunya bagi Overloops yang sudah seringkali menerima project untuk memotret makanan, hal ini sangat unik dan menarik untuk dicoba. Hotel Sahid Jaya Jogja yang berlokasi di Jalan Babarsari, Sleman, Yogyakarta ini pun sangat antusias memberikan semua menu makanannya untuk kita foto. Seperti berbagai tips yang sudah sering kali Overloops bagikan mengenai foto flat layout, kita menggunakan konsep ini untuk membuat foto menjadi lebih elegant dan enak dilihat. Menggunakan konsep flat layout ini juga membuat kita bisa menampilkan berbagai detail makanan dari sudut pandang atas. Nah, untuk postingan kali ini, Overloops akan membagikan berbagai tips untuk memotret menu makanan dengan konsep flat layout.

Langkah pertama yang harus kita lakukan setelah sampai di Sahid Resto ini adalah mencari spot foto yang tepat untuk menggunakan konsep flat layout sehingga tidak terjadi distorsi. Untuk mengatasinya, kita menggunakan meja yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Kebetulan meja yang kita gunakan ini berada di depan tembok putih, sehingga kita tidak perlu lagi menggunakan background putih. Untuk pemilihan kamera dari flat layout ini, lebih baik untuk menggunakan kamera dengan lensa yang tidak terlalu berat. Dalam hal ini, foto session makanan kita lakukan 2 kali dengan lensa yang berbeda. Untuk pengelompokan makanan kita menggunakan lensa 35 mm yang lebih lebar untk memotret beberapa makanan sekaligus. Sementara untuk individual food, kita menggunakan lensa 50 mm.

Seperti hotel pada umumnya, lampu atau penerangan di Hotel Sahid ini juga terbilang kurang penerangan. Sehingga kita menggunakan 3 lighting yang dipasang sebagai main light, sight light, dan 1 lagi digunakan untuk fill in bounching ke atas. Kita cukup beruntung juga karena mendapatkan spot yang memiliki atap putih sehingga mendukung untuk bounching flash ke atas. Kemudian kita memasang tripod alta pro dengan setup bagian atas membungkuk ke depan. Kita menggunakan background kayu sebagai base untuk background makanan. Untuk memonitor kamera, kita menggunakan kamera aperture sehingga tidak perlu lagi repot-repot melihat monitor kamera yang telah di setup tinggi.

Setelah semuanya selesai kita setup, yang harus kita lakukan adalah control light yang ada di sekitar terlebih dahulu. Kita harus bisa memahami seberapa terang character ambient tanpa penggunaan flash, yang kemudian kita kombinasikan dengan flash satu persatu. Meskipun kita menggunakan 3 flash, kita harus mencobanya satu per satu untuk melakukan control cahaya. Iso yang digunakan seminimal mungkin 1/200 dan speed yang digunakan juga serendah mungkin dengan memahami character ambient tersebut. Kita menggunakan f.8 untuk mendapatkan deep of field dan ketajamn gambar yang merata. Satu hal yang harus diperhatikan ketika memotret makanan, jangan menggunakan white balance manual karena kalau kebiruan itu bisa membuat makanannya akan tampak tidak natural.

Untuk sesi pertama kita memotret kuliner nusantara yang bisa kita foto menggunakan konsep flat layout dengan pencahayaan yang prima. Kita juga bisa mendapatkan angel-angel yang berbeda untuk mendapatkan foto individual makanan. Nah, tidak hanya menggunakan flat layout saja, untuk foto detail makanan ini kita menggunakan lensa 135 mm untuk mendapatkan gambar isolated. Kita menggunakan filter ND untuk mengkompensasi dari focal number yang lebar, kita menggunakan f.2 untuk mendapatkan deep of field yang cukup shallow.

Hal kedua yang perlu kita perhatikan untuk memotret makanan ini adalah kita harus jeli memperhatikan arah datangnya cahaya. Sehingga kita bisa menambahkan cahaya yang menambah appetite dari makan itu sendiri. Untuk menghindari cahaya yang flat, kita kalo bisa menempatkan cahaya dengan rasio lebih terang di belakang objek. Sehingga dengan rasio lebih terang di belakang objek, makanan lebih berdimensi, dan bisa menghindari makanan-makanan yang terlihat flat sehingga kurang menarik untuk dimakan.

Setiap projek pastilah memiliki tantangan tersendiri. Untuk projek memotret makanan ini, tantangannya adalah kita harus bisa mengatur komposisi dari garnish-garnish yang sesuai dengan komposisi makanan, dan nantinya ditempatkan di sekitar makanan dengan imbang dan tidak berlebihan. Kita juga menambahkan sesi dengan chef untuk menaburkan bawang goreng di atas makanan. Untuk sesi kedua kita memotret western food dengan cara yang sama hanya garnish yang berbeda.

Nah, menarik bukan bagaimana memotret sebuat menu makanan dengan cara professional agar menjadi lebih enak dipandang? Kalau teman-teman tertarik untuk menu kulinermu di foto oleh Overloops, kalian bisa langsung saja menghubungi Overloops melalui instagram @overloops atau bisa juga melalui Fans Page Facebook Overloops. Untuk hasil foto menu makanan Sahid Resto dan BTS produksi ini tunggu di Channel Youtube Overloops yaa…

RECENT POSTS

    Leave a comment