May 18, 2018

Menjuarai Kontes Foto DJI Experience Store Yogyakarta

Beberapa waktu lalu, salah satu photographer Overloops Cendhika, mengikuti kontes foto yang diadakan oleh DJI Experience Store, sebuah Sorum Authorize Diller dari DJI yang berlokasi di Hartono Mall Yogyakarta. Dalam lomba tersebut, DJI mengadakan sebuah contest foto dengan hadiah satu buah Mavic Air dan DJI Osmo Mobile sebagai hadiah utama. Untuk bisa memperebutkan hadiah tersebut, para kontestan harus mengirimkan satu foto terbaik dengan tema Yogyakarta. Hadiahnya tergolong menarik, dan memang tim Overloops sendiri memiliki hobi memotret pemandangan dan landscape maupun human interest, apalagi yang berhubungan dengan tempat tinggal kita, maka kita mengirim salah satu fotografer kita untuk mendaftar kontes yang diadakan DJI Experience Store tersebut.

Karena kontes foto ini bertema tentang Yogyakarta, maka kami berfikiran bahwa objek utama yang harus difoto harus benar-benar menggambarkan ciri khas Yogyakarta adalah sebuah landmark tentang kota ini, apalagi kalau bukan Tugu Yogyakarta. Tugu Yogyakarta sendiri merupakan sebuah landmark yang paling banyak dicari dan paling bisa menggambarkan Kota Yogyakarta selain Keraton dan Merapi. Karena sudah dipastikan akan banyak fotografer lain yang memotret dengan tema Tugu Yogyakarta, maka fotografer kami harus memikirkan cara extra untuk bisa membuat sebuah foto yang berbeda.

Perlu diketahui, untuk mendapatkan sebuah foto yang bagus, kita selalu berpedoman pada penggunaan timing yang tepat. Waktu yang tepat bisa berpengaruh banyak dalam hal memberikan efek cahaya dan efek moment yang tepat. Karena setiap waktunya, aktifitas di sekitar Tugu Jogja pasti akan berbeda.

Mulai dari pemilihan waktu yang tepat, kita berangkat pada pukul setengah 6 pagi hari dan berharap bisa mendapatkan sinar matahari yang mengarah dari samping. Tugu Yogyakarta memiliki keistimewaan ketika matahari terbit, karena sinar matahari sendiri tepat berada di tengah jalan yang mengakibatkan Tugu Yogyakarta dibasuh cahaya matahari yang streaking dan berasal dari cahaya samping. Ini membuat sebuah suasana yang berbeda dan lebih menarik tentunya. Nah, cahaya matahari ini bisa didapatkan hanya jika cuaca bagus.

Beruntungnya, photographer kami saat itu mendapatkan cuaca yang bagus sehingga bisa mendapatkan sinar matahari yang berasal dari samping. Agar lebih dramatis dan cahayanya lebih terbentuk, kita memotret berlawanan dari cahaya matahari sehingga nanti yang difoto bisa mendapatkan contrast yang lebih karena shadow bisa tepat mengarah ke kita, dan cahaya matahari bisa membuat sebuah sentuhan ring light yang bagus disekitar Tugu.

Nah, setelah kita sudah berhasil mendapatkan sebuah posisi yang bagus, langkah berikutnya adalah mencari moment yang tepat. Perlu diketahui, membuat sebuah foto yang istimewa adalah foto yang tidak bisa diulangi lagi. Foto tersebut memiliki nilai jurnalistik, moment-moment, dan esensi keindahan. Karena bersifat hunting, maka yang kita lakukan adalah menunggu moment datang. Tidak lama berselang, setelah kita menunggu di spot yang kita kehendaki, lewatlah sebuah objek di depan kita. Kita mendapatkan pengendara becak yang membawa ibu-ibu pulang dari pasar dan satu orang ibu paruh baya yang sedang memikul barang dagangannya. Sontak dengan beberapa frame kita mendapatkan sebuah komposisi yang tepat. Kita bisa memframing dua buah objek yang berbeda, dengan arah yang berbeda. Kita juga bisa mendapatkan satu framing Tugu Jogja di tengahnya.

Hanya dengan satu buah foto saja kita sudah merasa puas dan kita merasa ini adalah sebuah objek yang bagus dan komposisinya sangat tepat, momennya sangat unik karena dirasa merupakan symbol atau keunikan ciri khas Jogjakarta. Apalagi dengan adanya ibu-ibu berpakaian tradisional dan menggambarkan kesederhanaan. Sehingga tema yang kita ambil adalah Potret Jogja dengan deskripsi “Meskipun pembangunan di Jogja sudah banyak dan Jogjakarta semakin modern, namun Jogja masih memberikan ciri khas terhadap kesederhanaan dan kearifannya.

Foto ini kemudian di edit dengan Adobe Photoshop dengan raw editor untuk menambah dynamic raw-nya, sehingga bagian shadow dan highlightnya lebih terjaga. Kemudian kita upload di forum DJI Experience Store. Alhamdulillah setelah beberapa bulan, foto kita terpilih setelah mendapatkan penilaian dari beberapa juri termasuk Dinas PAriwisata Yogyakarta, mengalahkan sekitar 200 peserta lainnya. Kami sangat bersyukur bisa memenangkan contest ini sehingga bisa mendapatkan armada baru DJI Mavic Air yang juga bisa memberi semangat baru untuk berkarya dan juga memberi karya yang lebih baik untuk Overloops dan kepuasan para client.

RECENT POSTS

    Leave a comment