Wirokerten merupakan salah satu desa di daerah Bantul, Yogyakarta yang memiliki banyak sekali kebudayaan lokal dan masyarakatnya guyub rukun satu sama lain. Overloops juga dengan bangga diberi kepercayaan oleh Desa Wirokerten untuk memotret grup dari aparatur peragkat desa Wirokerten. Foto ini yang nantinya akan digunakan untuk materi photography kalender 2018. Overloops diminta untuk memotret secara kelompok dengan formasi yang bagus dan background yang merepresentasikan Desa Wirokerten ini. Jumlah perangkat desa ini sekitar 16 orang dan kita menggunakan formasi 2 baris untuk foto bersama ini. Baris pertama untuk perempuan yang duduk menggunakan kursi dan baris kedua untuk laki-laki berdiri di belakang perempuan.

Untuk membuat foto seperti ini agar didapatkan hasil yang bagus, kita menggunakan 2 lighting di sebelah kiri dan kanan. Kemudian kit ajuga menggunakan kamera sony a7 mark II dan juga lensa 17 40 canon, lensa 50 mm sony dan juga lensa 85 mm sony. Untuk sesi foto bersama Overloops menggunakan lensa 17 40 karena jumlahnya banyak dan kita butuh point of view agar terlihat semua. Untuk kelompok kecil dan perorangan, kami menggunakan lensa 50 mm. Sedangkan foto close up kami menggunakan lensa 85 mm. kita mencoba bereksperimen dengan menggunakan lensa yang berbeda-beda saat foto grup agar mendapatkan foto yang berbeda.

Karena kita mendapatkan background yang tidak terlalu rapi, kita bisa mengakalinya dengan lensa tele sehingga membuat background jadi lebih dekat dan informasi yang tersampaikan bisa lebih jelas, dan kamu juga bisa menggunakan lensa 50 mm ke atas. Untuk sesi perorangan, kita menggunakan teknik strobist dan lensa 85 mm. Untuk mendapatkan hasil yang bagus, kita membutuhkan diafragma dengan bukaan lebar yaitu f 1,8. Namun muncul suatu permasalahan karena menggunakan diafragma bukaan lebar membuat cahaya di siang hari akan terlihat sangat terang. Untuk menghemat baterai dan menyiasati cahaya yang terlalu terang, kita bisa menggunakan filter ND. Sehingga bisa di hasilkan foto seperti ini.

Bisa kita simpulkan, untuk foto grup semacam ini beberapa hal yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Jika memungkinkan, atur jarak objek dengan background sedimikian rupa sehingga kita bisa mendapatkan informasi background yang dibutuhkan. Tapi jika memungkinkan untuk memotret objek yang jauh dari background, kita memotret dari jarak jauh juga sehingga backgroundnya bisa tersampaikan informasinya dan yang penting adalah gedung tersebut bisa terlihat.
  2. Untuk memotret di siang hari yang terik, kita bisa menggunakan filter ND yang digabungkan dengan teknik strobist sehingga bisa didapatkan hasil foto yang maksimal.
  3. Agar mendapatkan foto yang bagus meskipun tempatnya tidak terlalu bagus, kita bisa memanfaatkan teknik low angel, yaitu dengan memotret dari bawah sehingga background bisa berupa langit atau pepohonan di sekitar dan membuat fotomu lebih minimalis.
  4. Untuk membuat objek kita nyaman di foto meskipun mereka tidak biasa difoto, kita bisa menyiasatinya dengan menyuruh mereka mengucapkan kalimat-kalimat agar mereka membuka mulut seperti cheese atau jogjaa.. dan beberapa kalimat lainnya.

Nah, kalau kamu tertarik untuk membuat foto grup seperti ini, kamu bisa menghubungi Overloops melalui instagram @overloops dan bisa juga melalui facebook page Overloops. Selain itu, Overloops juga menyediakan jasa untuk foto wedding, prewedding, foto wisuda, dan masih banyak lagi yang bisa kamu cek langsung portofolio Overloops di website ini.

RECENT POSTS

    Leave a comment