March 19, 2018

Shane Filan Life in Concert

Shane steven filan atau yang biasa kita kenal sebagai Shane Filan memang telah mengawali karirnya sejak tahun 1996. Sebelum memutuskan untuk bersolo karir, artis kelahiran 5 Juli 1979 ini memiliki sebuah boyband yang sempat eksis dan menjadi boyband dengan rank nomer 1, yaitu Westlife. Banyak yang kita ketahui hingga saat ini lagu-lagu khas Westlife memang tergolong lagu yang enak untuk didengar. Namun pada tahun 2012 boyband ini mengegerkan industry music internasional karena berita kebubarannya. Setelah bubarnya Westlife, Shan Filan masih eksis meniti karirnya di dunia music. Shane memilih untuk solo karir dan barus saja membuat sebuah album Love Always yang dipopulerkan pada tahun 2017.

Sebagai public figure yang mengerti akan keinginan para penggemarnya, Shane Filan pun mengadakan tour ke berbagai Negara. Salah satunya adalah Indonesia. Untuk mempopulerkan album barunya Love Always, Shane Filan menjalani Tour di Indonesia. Setelah konsernya di Surabaya pada tanggal 4 Maret, baru-baru ini di Yogyakarta Shane Filan bersama Maxima Production mengadakan konser di Sahid Jaya & Convention Center Yogyakarta. Overloops sebagai vendor photography yang sudah berpengalaman dalam memotret konser, dipercaya oleh Hotel Sahid Jaya untuk mengabadikan konser untuk kepentingan promosi dan marketing dari hotel.

Nah, di tim Overloops sendiri kita sangat antusias dengan kesenmpatan ini, karena seperti yang kalian ketahui bahwa Shane Filan ini adalah salah satu artis caliber Internasional yang moment-moment seperti ini selalu ditunggu-tunggu oleh penggemar maupun pecinta photography stage sendiri. Tim Overloops sendiri mendokumentasikan acara konser tersebut oleh 2 orang personil kita. Nah, untuk artikel kali ini kita akan membagikan beberapa tips untuk menangkap moment di depan stage. Photography stage, yang paling utama dan harus kita perhatikan adalah mobilitas di panggung, apalagi panggung bertaraf internasional yang didirikan di ball room hotel Sahid Jaya ini sangat luas sehingga membutuhkan mobilitas yang tinggi. Maka dibutuhkan 2 photographer untuk standby di spot-spot tertentu dan mengambil gambar dari sudut yang berbeda-beda.

Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam dokumentasi ini. Selain kita menggunakan lensa tele untuk pengambilan gambar jarak jauh, kita juga tidak lupa untuk selalu menekankan bahwa konser tidak hanya sebatas dari stage sendiri, namun juga ambient penonton, suasana dari crowd itu juga perlu diperhatikan karena itu merupakan bagian atmosfer dari konser itu sendiri. Maka selain menggunakan lensa tele kita juga menggunakan lensa normal dan lensa ultra wide.

Kemudian hal lain yang harus diperhatikan dalam photography dan videography konser adalah dibutuhkan kamera yang memiliki kemampuan untuk memotret dalam keadaan cahaya rendah karena memang suasana konser biasanya redup. Maka kita menggunakan body kamera Sony A7 Mark II dan Sony A7S yang masing-masing memiliki keunggulan. Kita menggunakan Sony A7 Mark II yang memiliki body in stabilization system sehingga ketika kita menambahkan lensa tele tanpa penggunaan tripod sekalipun kita bisa mendapatkan gambar yang stabil. Sedangkan untuk kepentingan low light, kita menggunakan Sony A7S yang memiliki sensitifitas cahaya yang tinggi, sehingga ketika kita merekam di kondisi cahaya kurang bagus, masih akan terlihat bagus dan tidak noise.

Nah, format dari berlangusngnya konser itu sendiri adalah karena konsernya yang eksklusif, format penonton adalah duduk di tempat duduk sehingga kita sebagai photographer itu harus menjaga kenyamanan penonton juga. Jangan sampai aktifitas yang kita lakukan malah menjadi hambatan penonton untuk menonton dengan nyaman. Sehingga ketika kita merekam gambar, pastikan bahwa level kita merekam tidak lebih tinggi dari level duduk penonton, sehingga kita tidak mengganggu jalannya acara.

Karena nantinya hasil foto dan video ini digunakan untuk merepresentasikan jalannya acara secara keseluruhan, maka meskipun kita sudah membagi tim menjadi 2 di spot-spot yang berbeda, perlu diperhatikan bahwa experience dalam menonton konser harus ditampilkan dalam video dalam berbagai macam alokasi. Pengambilan gambar dari depan, tengah, dan belakang harus tercover semuanya sehingga nanti bisa didapatkan video yang di remix dan mewakili view dari berbagai macam urutan dari klasifikasi penonton.

Overloops photo dan Videography membuka kesempatan kerjasama kepada para vendor, event organizer, house dari event, untuk bekerja sama dengan kami dalam mendokumentasikan acara-acara event. Kami adalah vendor video dan photography yang telah berpengalaman di bidangnya, dan kita komitmen untuk mendapatkan hasil yang tidak hanya merepresentasikan jalannya event, namun juga menjaga dari kenyamanan penonton tanpa mengurangi dari hasilnya. Untuk teman-teman yang ingin menghubungi Overloops, bisa langsung saja melalui instagram @overloops atau bisa juga melalui Fans Page Facebook Overloops. Untuk melihat hasil video dokumentasi beberapa event Overloops, kalian bisa melihatnya di Channel Youtube Overloops dan jangan lupa subscribe yaa..

RECENT POSTS

    Leave a comment