March 2, 2018

Tips Berfoto Saat Trip ke Grand Palace Bangkok

Istana Raja Bangkok atau yang biasa dikenal sebagai Grand palace Bangkok ini cukup dikenal dikalangan para wisatawan yang berkunjung ke Thailand. Meskipun istana raja, tempat ini dijadikan sebagai tempat wisata yang wajib kamu kunjungi ketika berada di Thailand. Grand Palace ini merupakan kediaman resmi raja-raja Thailand dari abad ke 18. Namun saat ini raja Thailand sudah tidak lagi tinggal di Grand Palace ini, melainkan di Istana Chitralada. Kepindahan raja ke Istana Chitralada tidak membuat Grand Palace ini off dari segala kegiatan kerajaan, melainkan tetap digunakan untuk beberapa ceremonial dan upacara kerajaan lainnya. Keindahan istana raja ini membuat para wisatawan terpukau dengan uniknya arsitektur setiap bangunan yang ada. Hingga saat ini kawasan ini masih diperluas dengan berbagai proyek pembangunan.

Sebagai salah satu tempat yang paling wajib dikunjungi di Thailand, Grand Palace tidak pernah sepi oleh pengunjung. Jadi, jangan kaget ketika kamu datang ke Grand Palace ini siang hari dna sudah dipadati oleh pengunjung. Untuk mengatasinya, kamu bisa datang lebih pagi lagi sekitar pukul 08.00 karena memang Grand Palace ini dibuka pukul 08.00 waktu Bangkok. Nah, pengalaman tim Overloops yang berkunjung ke Grand Palace ini, mereka sampai di lokasi pukul 10.00. Bisa dibayangkan bagaimana keramaian yang ada di sana. Saran untuk kalian yang ingin pergi ke Grand Palace ini, harus datang lebih pagi lagi atau kalian tidak bisa mendapatkan objek-objek yang menarik untuk difoto. Jika tidak, kalian akan mendapatkan pemandangan seperti ini.

Nah, tapi buat kalian yang merasa tidak bisa bangun pagi atau berangkat pagi, kalian bisa mengakalinya dengan teknik photography. Untuk membuat fotomu terlihat bagus di keramaian, kamu bisa menggunakan teknik Photography slow speed. Untuk setting kamera teknik slow speed ini, kamu perlu mempersiapkan beberapa hal seperti tripod, filter ND, Kamera DSLR. Setelah mendapatkan beberapa peralatan tersebut, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan kecepatan shutter yang kita inginkan. Jika kamu sudah menemukan yang pas, selanjutnya kamu mengatur diafragma untuk mendapatkan depth of field sesuai keinginganmu. Biasanya diafragma yang dibutuhkan dalam teknik ini berkisar antara f8.0 – f22. Sesuaikan ISO dengan keadaan lingkungan saat itu, dan pastikan ISO tersebut tidak terlalu tinggi. Tetapi jika tetap tidak bisa mengatasi ISO yang terlalu tinggi, kamu bisa menggunakan filter ND. Dengan teknik ini, kamu bisa membuat fotomu terlihat unik diantara keramaian yang ada di sekitarmu seperti foto berikut ini.

Memotret di keramaian memang tidak semudah yang kita bayangkan. Terkadang karena sangat rame kita tidak bisa mendapatkan arsitektur dan keindahan dari gedung tersebut. bahkan menggunakan teknik apapun akan sangat sulit untuk mendapatkan foto gedung secara keseluruhan. Salah satu caranya ya kalian harus berangkat lebih awal lagi. Meskipun banyak yang mengakali dengan cara tersebut, paling tidak pengunjung yang datang tidak sesbanyak kalau kamu datang di siang hari. Seperti kejadian lucu Tim Overloops kali ini, yang ingin memotret arsitektur gedung ini, malah terliahat ada bendera merah diantara gedung-gedung seperti gambar ini.

Setelah difoto full dengan kerumunan orang di bagian bawah, ternyata bendera merah itu milik salah satu pemandu yang sedang memimpin rombongannya. Nah, tentunya kalian tidak menginginkan hal seperti ini bukan? Antisipasi dengan berangkat lebih awal ya guys..

RECENT POSTS

    Leave a comment