November 1, 2018

Tips Memilih Alat Perekam Audio (Mic) untuk Video

Membuat sebuah video yang baik tidak hanya berbicara tentang kualitas gambar saja. kualitas gambar yang baik pun harus diikuti dengan kualitas audio yang baik pula. Masalahnya, apakah kita bisa mendapatkan gambar sekaligus audio yang bagus hanya dengan kamera saja? Tentu saja jawabannya tidak. Kualitas yang didapatkan dari microphone built in yang disematkan pada kamera tidak akan sebagus audio yang dihasilkan melalui alat perekam audio. Dengan microphone bawaan dari kamera, noise suara masih bisa kita dapatkan, namun dengan perekam audio tertentu kita bisa membuat audio kita benar-benar clear dan tidak ada noise sama sekali. Ya.. kita membutuhkan alat tambahan untuk merekam audio tersebut, bisa terintegrasi langsung dengan kamera dan bisa juga berdiri sendiri.

Dalam postingan kali ini, Overloops akan membahas apa saja alat perekam audio yang bisa kalian gunakan ketika merekam video dan kegunaanya. Sebenarnya ada banyak jenis audio yang terus berkembang fiturnya hingga saat ini. Namun di sini kita akan mengenal 4 jenis alat perekam suara meliputi Shotgun, Lavaliere, Mic Condencer dan Audio Recorder. Keempat alat ini memiliki perbedaan dari jenis fisik dan juga fungsi. Masing-masing juga memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing tergantung dengan konteks penggunaannya. Untuk menggunakan audio tersebut, kita harus tahu terlebih dahulu kebutuhan kita ini untuk apa. Nah, mari kita bahas satu persatu..

  • Shotgun

Shotgun merupakan alat perekam audio yang berasal dari satu arah saja sehingga suara-suara dari kanan kiri tidak akan terekam dengan baik karena fokus pada satu arah. Shotgun ini biasa digunakan oleh para vloger dengan memasanganya pada hotshoe kamera DSLR maupun mirrorless. Namun mic ini juga sering kali digunakan ketika dokumentasi event dan shooting film.

Bentuknya seperti silinder sehingga bisa menangkap suara dari arah depan dengan jelas dan detail. Shotgun ini juga dilengkapi dengan windscreen yang memiliki fungsi meredam suara bising ketika sedang merekam audio. Mic shotgun ini juga bisa disambungkan langsung dengan kamera sehingga tidak menghasilkan file yang terpisah.

  • Lavaliere

Jenis Lavaliere atau biasa kita kenal dengan clip on juga salah satu alat perekam audio yang berukuran sangat kecil dan biasanya dijepitkan pada baju. Biasanya mic jenis ini digunakan untuk sesi interview eksklusif dengan narasumber karena tidak terlihat oleh kamera dengan ukurannya yang kecil. Mic jenis clip on ini juga sering digunakan oleh News Anchor untuk membawakan berita. Meskipun ukurannya kecil, audio yang dihasilkan oleh clip on ini pun cukup bagus.

  • Mic Condencer

Kalau kalian ingin rekaman lagu atau sekedar karaoke yang dijadikan sebagai video, kalian bisa menggunakan Mic Condencer. Mic ini memiliki sensitifitas yang lebih tinggi dan menerima noise yang sangat sedikit. Sehingga untuk rekaman music pun suara yang dihasilkan akan sangat jernih. Mic condencer ini biasanya langsung terhubung dengan mixer atau komputer.

  • Audio Recorder

Audio recorder merupakan alat untuk merekam audio dan berbentuk kotak dengan dua mic di bagian atasnya. Namun file yang dihasilkan akan terpisah dengan video sehingga cukup merepotkan ketika proses editing. Karena kita harus mensinkronkan antara suara dengan gambar. Penggunaan audio recorder semacam ini akan menghasilkan gambar dengan suara yang berkualitas tinggi. Untuk penggunaanya, biasanya audio recorder digunakan untuk wawancara yang tidak terencana seperti yang dilakukan oleh para reporter untuk merekam berita. Beberapa contoh audio recorder adalah Zoom H1, Zoom H4N, dan juga Zoom H6.

Nah, itu tadi beberapa jenis alat perekam suara yang bisa teman-teman gunakan untuk membuat kualitas video menjadi lebih baik lagi. Untuk membuat audio menjadi lebih jernih lagi, teman-teman juga perlu memperhatikan keadaan sekitar seperti suara bising kendaraan yang lalu lalang, angin yang berhembus terlalu kencang, atau bahkan suara orang-orang yang akan mengganggu perekaman suaramu. Untuk interview atau shooting film, cari tempat yang tidak terlalu ramai sehingga noise yang dihasilkan pun tidak terlalu tinggi. Semua perekam audio tersebut memiliki kualitas yang baik, hanya saja pemakaiannya tergantung dengan kebutuhan kalian. Sekian tips yang bisa Overloops bagikan buat temen-temen semua, semoga bermanfaat dan tunggu tips kita selanjutnya yaa..

RECENT POSTS

    Leave a comment