March 28, 2018

Tips Memotret di Candi Borobudur dengan Drone

Candi Borobudur telah lama dikenal dunia karena rekornya yang termasuk ke dalam 7 keajaiban dunia. Kalau kamu datang ke Magelang, kurang sah rasanya jika tidak mengunjungi Candi Borobudur ini. Candi Borobudur berada di Jl. Badrawati, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur ini dikenal karena kemegahannya dan sangat luas, sehingga menarik minat para wisatawan baik lokal maupun asing. Bahkan oleh UNESCO, Candi Borobudur ini dijadikan sebagai Situs Warisan Dunia. Candi Borobudur ini diperkirakan dibangun antara tahun 780 – 840 Masehi pada masa Dinasti Sailendra. Dahulunya Candi Borobudur pernah terkubur oleh letusan Gunung Merapi dan pada akhirnya ditemukan oleh HC Cornelius atas perintah Sir Thomas Stamford Raffless pada tahun 1814. Semenjak itu lah Borobudur mulai dikenal oleh dunia.

Nah, pada kesempatan kali ini Overloops akan memberikan sedikit tips tentang cara memotret candi Borobudur agar mendapatkan keindahan yang maksimal.

  • Memanfaatkan waktu sunrise.

Borobudur merupakan spot terbaik untuk memotret sunrise dan ini diakui oleh dunia. Jadi tidak bisa di pungkiri untuk memotret Borobudur ini sangat bagus di waktu sunrise nya. Karena di waktu sunrise kita bisa mendapatkan pemandangan yang sangat bagus dengan foreground berupa stupa-stupa dan juga background bukit manoreh dengan latar belakang dua buah gunung, Gunung merapi dan Gunung merbabu. Untuk bisa memotret Borobudur di waktu sunrise kita perlu membayar tiket masuk sedikit mahal, yaitu 250 ribu sebagai tamu hotel di Manohara. Hotel Manohara ini memberikan akses masuk dengan membayar tiket tersebut dan kita juga harus datang pukul 4 pagi sesuai jam buka Hotel Manohara. Sampai lobi kita akan diberikan senter sambil di guide oleh pemandu menuju puncak candi Borobudur.

Beberapa persiapan yang harus kita lakukan adalah kita tidak perlu mengenakan pakaian tebal meskipun di sana udara cukup dingin, karena bisa dipastikan akan berkeringat ketika naik hingga ke puncak candi ini. Kemdian tips untuk memotret sunrise di Borobudur adalah wajib menggunakan tripod dan usahakan datang seawal mungkin. Ketahuilah terlebih dahulu arah datangnya matahari, karena dari beberapa area di Candi Borobudur ini hanya ada beberapa yang memiliki spot terbaik dan searah dengan terbitnya matahari. Sehingga harus segera kita amankan lokasi tersebut agar mendapatkan spot yang paling optimal. Dengan cara datang lebih pagi, lalu segera setting tripod dan mengatur framing untuk memotret.

Nah, salah satu spot terbaik ketika memotret adalah yang pertama di pojok menghadap ke sunrise. Kemudian yang kedua ada sebuah spot yang menarik juga berada di keadaan yang simetris tengah-tengah candi itu sendiri, tepatnya berada di bagian tangganya. Kita memotret menggunakan lensa 17-40 dengan body kamera A7 Mark II. Beberapa tips lainnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal ketika memotret kita bisa menggunakan mode timelapse. Sehingga kita bisa memaksimalkan waktu sambil menunggu sunrise dengan membuat sebuah video pergerakan antara perpindahan waktu dari gelap menuju sunrise. Ketika kita mengambil gambar timelapse, secara tidak langsung kita juga bisa mendapatkan foto-foto yang baik.

  • Golden Hour di pagi hari

Setelah kita mendapatkan foto yang bagus, kemudian masuklah ke golden hour di pagi hari. Nah, setelah kita mendapatkan foto yang bagus di atas, kita memiliki 2 pilihan untuk stay di atas menyelesaikan waktu golden hour di atas candi dengan memotret stupa dll, atau kita bisa turun secepat mungkin untuk memotret candi secara keseluruhan selama golden hour. Candi Borobudur ini megah sekali dan di bawah kita bisa mendapatkan spot-spot foto yang menarik untuk dipotret. Kita juga bisa mencari komposisi dengan bermain fourground. Bawah candi ini ada berbagai macam tumbuhan, kita bisa menggunakannya sebagai pemanis untuk mengisi di area foreground dan framing, sehingga bisa mendapatkan foto yang menarik.

Ada pula spot bagus dekat kantor keamanan dari purbakala yang ada di sisi lapangan rumput. Dari situ kita juga bisa memotret sampai ke kejauhan dengan menggunakan lensa medium atau tele. Dengan komposisi ini kita bisa mendapatkan framing yang lebih proporsional dari candi.

  • Siang Hari

Waktu siang hari Candi sudah sangat ramai dan panas. Kita bisa spending waktu untuk memotret area-area sekitar candi yang memang cukup menarik sambil menunggu waktu sunset. Biasanya di siang hari akan ada berbagai objek menarik seperti gajah yang berjalan di sekitar candi. Namun Overloops tidak merekomendasikan untuk memotret Borobudur di siang hari karena selain ramai, cahayanya juga tidak terlalu bagus.

  • Memotret dengan drone

Candi Borobudur merupakan candi yang sangat megah jika dilihat dari bawah. Tetapi ketika mendapatkan kesempatan memotret dari atas, candi terlihat lebih megah lagi karena Candi Borobudur ini berukuran sangat besar. Sehingga ketika difoto dari atas terlihat sangat menonjol dan terlihat sangat megah dengan dikelilingi pepohonan dan pemandangan dari bukit manoreh itu sendiri. Tentu saja untuk memotret menggunakan drone ini membutuhkan ijin khusus, tidak hanya dari Taman Wisata Candi tetapi juga ijin dari Dinas Purbakala. Karena candi merupakan warisan budaya yang harus di jaga keberlangsungannya, maka selain ijin dari pengelola candi itu sendiri, ijin dari dinas perawatan, reserve, dan kelestarian candi pun juga perlu dimintai ijin. Prosesnya berlangsung cepat atau lambat itu tergantung persetujuan dari pusat. Sehingga ketika ingin memotret candi Borobudur, kita harus spending waktu kira-kira 1 bulan sebelumnya ke Taman Wisata Candi dan Dinas Purbakala sehingga ijin bisa diturunkan sebelum kita memotret.

Nah, seperti yang dilakukan oleh Tim Overloops ini, kita mendapatkan ijin khusus dari Taman Wisata Candi dan Dinas Purbakala sehingga kita bisa mendapatkan ijin untuk memotret dari atas. Kita menggunakan DJI Mavic Pro yang kita terbangkan di Ring 2. Kita tidak menerbangkannya terlalu dekat dengan candi karena area yang bagus untuk memotret candi adalah dengan menggabungkan candi dan area sekitar. Waktu yang paling bagus untuk memotret candi dari atas ini adalah waktu sunrise dan juga di golden hour, sehingga taman bagian candi tidak terlalu ramai dan cahayanya masih cukup bagus.

Beberapa spot lainnya yang menarik untuk memotret Borobudur adalah foto-foto di jalan belakang candi. Jadi ketika kita memutari candi diluar taman wisatanya, kita akan mendapatkan sebuah jalan dengan tepian sawah dengan background Candi Borobudur. Jalan ini merupakan spot yang bagus jika kita ingin memotret Borobudur dari sisi lain. Karena biasanya sepanjang hari juga akan berlalu-lalang penduduk desa yang beraktivitas, baik petani, anak sekolah, dsb. Kita bisa gunakan sebagai objek dengan latar belakang Candi Borobudur. Termasuk kuda delman yang lalu lalang, sehingga bisa dijadikan objek yang sangat menarik dan bisa merepresentasikan Candi Borobudur juga lingkungan sekitar candi itu sendiri.

Baiklah sekian tips memotret Candi Borobudur dari Overloops Photografi, nantikan tips-tips kita selanjutnya. Untuk melihat hasil portfolio kami, kalian bisa mengunjungi instagram @overloops atau bisa juga dengan subscribe Channel Youtube Overloops. Kalau kamu mau liburanmu didokumentasikan dengan baik, kamu juga bisa meminta jasa Overloops untuk mendokumentasikan moment liburanmu lho.. kamu bisa langsung saja menghubungi Overloops melalui instagram @overloops maupun fans page Facebook Overloops. Buat liburanmu lebih berkesan dengan dokumentasi yang epic…

RECENT POSTS

    Leave a comment