November 21, 2017

Tips Memulai Photography

Dewasa ini, Photography tidak hanya dimiliki oleh orang-orang yang berprofesi sebagai Photographer. Karena kebutuhan akan foto bagus dan epic semakin banyak bersamaan dengan berkembangnya social media membuat orang-orang ingin memposting foto-foto terbaiknya di sosmed dengan tujuan mengabadikan moment berharga tersebut. Kalau bahasa gaulnya, kebanyakan orang-orang ingin eksis di sosmed masing-masing. Selain untuk skedar memposting di instagram, foto-foto dengan kualitas yang baik juga banyak dicari oleh para wirausaha atau perusahaan untuk mendapat exposure lebih dengan mengupload foto-foto di sosmed.

Tentunya untuk mendapatkan foto yang bagus dibutuhkan alat-alat dan kemampuan fotografi yang baik juga. Terkadang orang yang mrmiliki alat fotografi yang bagus tentunya tidak bisa membuat hasil karya yang bagus juga tanpa mengetahui bagaimana mengoperasikan alatnya. Sedangkan orang-orang yang memiliki sense Photography yang bagus atau pengetahuan yang mumpuni meskipun tidak memiliki alat photography tentunya akan menghasilkan foto yang lebih bagus pula. Apalagi jika kamu memiliki alat fotografi yang bagus ditambah dnegan pengetahuan yang mumpuni, pasti hasilnya akan lebih baik lagi. Nah, untuk temen-temen yang ingin mencoba untuk memulai belajar photography, atau ingin terjun ke dunia Photography dengan mendapatkan hasil yang bagus, kamu bisa menyimak beberapa tips berikut ini:

  1. Passion di Bidang Photography

Pertama kali yang harus kita ketahui, photography adalah ilmu yang tidak perlu diplajari secara rinci. Photography merupakan passion, sebuah keasikan dan hobi dari kebanyakan orang. Sebelum memulai untuk menekuni hobi tersebut, kamu harus memastikan bahwa kamu orangnya aktif bererak, hobi untuk mengexplore hal-hal baru, dan suka bereksperimen. Karena kunci photography adalah kita harus banyak berinisiatif di lapangan dan ingin terus mencoba hal-hal baru. Buat temen-temen yang lebih suka duduk dan tidak banyak gerak, lebih baik urungkan niatmu. Photography memerlukan semangat yang tinggi untuk berkarya.

  1. Budget Untuk Investasi Kamera

Terkadang dalam dunia photography kita harus rela mengeluarkan uang untuk menambah koleksi alat photography kita. Tidak harus membeli, kalian bisa menyewanya di rental kamera. Tapi yang menjadi masalah adalah photography itu tidak bisa dipisahkan dengan alat. Jadi, lebih baik kalian membeli kamera sesuai dengan budget yang kalian punya. Jangan pernah berfikir kalau harus menggunakan kamera yang mahal untuk mendapatkan kamera yang bagus. Syarat minimal suatu kamera untuk pemula itu adalah yang bisa diatur settingannya.

Tidak perlu membeli kamera yang mahal, hanya pastikan bahwa kamera yang kamu miliki itu bisa diatur setting manualnya, aperture dan bukan kamera otomatis. Kemudian pilihlah kamera yang bisa diganti lensanya karena kedua hal tersebut adalah yang terpenting untuk belajar photography.

  1. Belajar Mengoperasikan Kamera.

Pada jaman yang sudah modern ini, kita bisa mempelajari pengoperasian kamera dimana saja dengan gadget yang kita miliki saat ini dengan mengakses youtube atau semacamnya. Kamu juga bisa menggunakan manual book yang disediakan bersamaan dengan produk kamera yang kamu miliki, hanya saja kamu tidak boleh memiliki rasa malas untuk membacanya. Kamu bisa belajar fungsi dan bagaimana mengoperasikan kamera dengan teknik manual, yaitu belajar ISO, Shutter Speed, dan diafragma. Sambil berlatih untuk mengatur dan mengkombinasikan 3 hal tersebut, kamu akan semakin lancar dan bisa mengambil gambar dengan pencahayaan yang bagus.

Banyak sekali orang-orang yang berfikir, mengapa masih menggunakan cara manual, sedangkan saat ini teknologi sudah canggih? Pertanyaan semacam ini bisa kita jawab dengan jawaban yang cerdas pula. Karena untuk mendapatkan foto kreatif dan epic, kita harus tau 3 hal tersebut dan tidak dimanjakan oleh fiture yang ada.

  1. Investasi Upgrading Skill dan Perlengkapan

Untuk mengupgrade skill mu dibidang Photography, kamu bisa mengikuti kursus atau seminar-seminar mengenai pelatihan photography. Selain meng-upgrade skill, kalian juga harus meng-upgrade peralatan yang kalian punya dengan kamera yang lebih canggih lagi. Sebelum memutuskan untuk mengupgrade peralatan, pastikan kita bisa mengoperasikan kamera yang canggih tersebut. Dengan demikian kita bisa tahu apa bedanya menggunakan kamera yang canggih dan yang biasa.

Saran juga untuk kalian yang baru pemula, jangan pernah upgrade kamera ke yang lebih bagus kalau kalian belum bisa memaksimalkan fungsi dari kamera yang ada. Sebagai contoh, Overloops berangkat dari kamera dengan seri 450d, yaitu kamera yang pada waktu itu dibanderol dengan harga 7.500.000 namun saat ini kamera bagus ini sudah tidak laku lagi dipasaran akibat dari perkembangan teknologi saat ini. Kamera-kamera yang baru, saat ini banyak memanjakan dari segi image quality dan fiture di dalamnya, namun fungsi dasarnya tetap sama.

  1. Investasi Alat

Kebanyakan orang menyerah untuk mendapatkan gambar yang bagus karena untuk mendapatkan gambar yang bagus tersebut, dibutuhkan lensa yang bagus pula. Sedangkan menurut photographer, lensa yang bagus itu biasanya lebih mahal dari harga kameramu. Ketika kita memiliki tabungan, kita pasti dihadapkan pada pilihan dimana kita akan menginvestasikan dana tersebut. Banyak teman-teman yang menginvestasikannya ke body camera. Karena mereka mengikuti trend dan perkembangan kamera. Hampir sama dengan handphone, setiap mengeluarkan produk baru, kamera menawarkan fiture-fiturenya yang berubah. Padahal basic dari kamera tersebut sama saja dengan kamera lama.

Sebenarnya investasi ke kamera baru itu tidak terlalu tepat, karena investasi tersebut bisa kita arahkan ke ugrade lensa. Dengan tujuan mencari lensa yang bisa mengakomodir DOF yang lebih lebar dan yang lebih blur. Karena lensa itu memiliki banyak seri, kita bisa melengkapinya dengan kamera fix lens, lensa ultra wide, tele, medium, tele zoom dan lain-lain. Upgrade lensa atau upgrade body ini membutuhkan biaya yang mahal, sehingga teman-teman yang memiliki budget pas-pasan akan menyerah untuk upgrade ke lensa yang lebih bagus. Nah, untuk mensiasati hal tersebut, kita bisa menggunakan lighting. Banyak yang tidak mengetahui kalau lighting itu penting dalam proses photography. Sebenarnya photography itu adalah seni melukis dengan cahaya. Jadi kalau teman-teman tidak bisa mendapatkan gambar yang bagus, teman-teman bisa menginvestasikannya ke lighting karena harganya jauh lebih murah. Namun kualitas gambar yang dihasilkan jauh lebih menarik. Lighting memaksa kita untuk lebih kreatif dalam permainan cahaya sehingga bisa mendapatkan gambar yang bagus. Dengan 1 flash kita bisa mendapatkan gambar yang bouncing ke atas, dengan 2 flash kita bisa menggunakan teknik strobis. Strobis adalah teknik dimana flash terpisah dari body kamera dan tidak hanya dari depan saja, tapi juga keseluruhan arah.

Biasanya kalau kamu bisa menggunakan lensa yang biasa namun permainan lightingmu bagus sehingga menghasilkan gambar yang bagus pula, kamu sudah dipandang sebagai photographer professional dan kamu akan mendapatkan banyak sekali kesempatan untuk memotret secara komersial. Nah, dengan demikian kamu bisa menambah tabungan untuk diinvestasikan ke lensa yang lebih baik lagi nantinya. Atau kalau teman-teman memiliki produk, kamu bisa membuatkan foto-foto produk tersebut untuk bisa terjual di pasaran.

  1. Upgrade Portofolio

Kita tidak pernah lepas dari objek. Untuk mendapatkan karya yang bagus, akan lebih baik jika teman-teman juga mencari objek yang bagus. Seperti photography landscape dibutuhkan pemandangan yang bagus, sehingga kalian harus travelling. Untuk yang suka dibidang permodelan, dibutuhkan model yang mahal agar fotonya terlihat bagus.

Padahal sebenarnya itu semua tidak harus mahal, untuk teman-teman yang suka travelling, kalian bisa mengexplore lokasi-lokasi terdekat kalian karena dengan kemampuan yang bagus, hal yang biasa menjadi luar biasa. Bahkan hanya dengan lighting, kita bisa memotret interior ruangan yang biasa menjadi epic. Untuk kalian yang suka modeling, tidak perlu menyewa model yang professional. Kalian bisa memotret orang-orang di pasar maupun disawah dengan bantuan lighting. Atau kalian juga bisa berkolaborasi dengan orang-orang yang memiliki bakat seperti model yang amatir. Kamu bisa menggunakan talent yang punya kemampuan yang unik, seperti yang Overloops lakukan dengan talent BMX, atlet downhill, maupun motorcross. Dengan komunikasi yang bagus, itu bisa membuat kolaborasi menjadi lebih bagus lagi.

Nah, sekian tips dan trik yang bisa Overloops bagi ke teman-teman semuanya, semoga kalian yang masih pemula bisa menjadi expert pada waktunya. Ikuti terus website kita untuk update artikel selanjutnya tentang teknik bagaimana memilih kamera yang bagus, kebutuhan lensa, dan bagaimana teknik lighting yang bagus.

RECENT POSTS

    Leave a comment