July 19, 2018

Tips Memulai Vlog Untuk Pemula

Menjadi vloger yang bisa terkenal di kancah Youtube memang tidak mudah. Kita harus menunggu beberapa dan melalui beberapa proses terlebih dahulu untuk bisa menjadi seorang Youtubers sukses. Dengan upload konten secara rutin tentunya bisa menambah jumlah subscribers yang mengikuti Channel Youtube kita. Namun tidak hanya itu saja, kita juga harus bisa menyiapkan berbagai konten yang konsisten isinya dari awal upload hingga channel Youtube tersebut sukes dan menghasilakan uang. Vlogger ini sendiri merupakan video blogger yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bisa menyampaikan ceritanya melalui tulisan, sehingga membentuknya menjadi audio visual atau video. Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memilih untuk menjadi vlogger. Kamu harus tahu passionmu dibidang apa, dan bagaimana melakukan editing sesuai taste-mu. Kali ini Overloops akan membahas tentang bagaimana memulai menjadi vlogger.

Sebelum membuka Channel Youtube, kamu harus sudah punya setidaknya 3 – 4 konten yang akan kamu upload di minggu-minggu awal. Kamu bisa menargetkan dan menjadwalkan pada hari apa pukul berapa kamu akan mengupload video vlog tersebut. untuk menentukan waktunya, kamu bsia melakukan survey tentang jam-jam dimana orang-orang banyak membuka sosmed. Untuk membuat sebuah konten, kamu juga harus punya alat untuk membuatnya. Tentunya yang paling utama dari semuanya adalah kamera. Kamera dalam pembuatan vlog ini berperan sangat penting karena merupakan media utama untuk merekam. Selain itu, kita juga harus memiliki alat tambahan untuk kamera seperti mikrofon dan tripod. Dengan peralatan dasar seperti itu, kamu sudah cocok untuk menjadi vlogger.

Go-Pro juga bisa menjadi pilihan kalian untuk menjadi vlogger. Karena Go-Pro ini bersifat ringan dan mudah dibawa-bawa, bahkan bisa tahan terhadap air. Kamu juga bisa meletakkan Go-Pro di helm ketika bersepeda, membawanya ketika berenang, dan lebih mudah untuk beberapa aktifitas lainnya. Opsi ketiga setelah kamera dan Go-Pro adalah kamera ponsel. Tentunya saat ini banyak dari kalian yang tidak bisa meninggalkan handphone ketika bepergian. Kamera handphone ini pun sudah dilengkapi dengan kamera yang mumpuni dan berbagai fitur tambahan untuk settingan manual kamera. Nah, dengan handphone ini sendiri bisa membuatmu lebih mudah merekam aktivitas sehari-harimu untuk kebutuhan vlog. Kamera handphone juga bisa merekam audio di sekitarmu seperti kamera pada umumnya. Namun kembali lagi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, paling tidak kamu sudah menyiapkan kamera, tripod, dan juga microphone. Beberapa kamera yang cocok untuk vlogging ini Panasonic GH5, Sony A600, Sony A6500, maupun Sony A6300 yang pernah Overloops ulas di postingan sebelumnya.

Kemudian yang kedua adalah konten apa yang akan kita bagikan di channel kita. Kebanyakan vlogger menceritakan kehidupan pribadi mereka sedang bepergian kemana, sedang melakukan aktivitas apa, dll. Tetapi tanpa kita sadari bahwa itu sebenarnya sedikit membosankan, apalagi kalau kita itu bukan siapa-siapa di mata public dan baru pemula menjadi Youtuber. Sehingga kita harus benar-benar memikirkan konten apa nantinya yang akan kita tampilkan ke konsumen. Materi vlogmu ini harus memiliki jalan cerita seperti ketika kamu sedang travelling atau acara penting yang bagus untuk di share ke teman-teman. Kamu bisa membuat jalan cerita vlogmu seperti film yang memiliki alur pengenalan – konflik – klimaks – antiklimaks – penyelesaian. Vlog yang seperti ini akan lebih menarik daripada vlog yang menyeritakan aktivitasmu sehari-hari saja.

Untuk mencari sudut pandang pengambilan gambar, kamu bisa berbicara dengan kamera dari arah yang berbeda. Misalkan kamu meletakkan kamera di bawahmu dan mengajaknya berbicara seolah-olah mengajak bicara anak-anak. Kamu juga bisa berinteraksi antara orang-orang disekitarmu dengan kamera. Perlakukan kamera seolah-olah temanmu yang selalu menemani. Dengan begini vlogmu tidak hanya sekedar melihatmu berbicara, tetapi juga kamu ajak berinteraksi dengan keadaan sekitar. Kunci dari menjadi vlogger ini sendiri adalah kamu tidak perlu malu ketika harus berbicara dengan kamera di depan umum. Percaya diri bahwa kita ini sebagai vlogger dan orang lain tentunya banyak yang tahu seperti apa pekerjaan vlogger. Jadi jangan sungkan-sungkan untuk terus merekam meskipun orang lain melihat kita.

Kemudian selanjutnya yang akan membuat video vlogmu lebih menarik adalah dengan memasuukan shoot-shoot cinematic ke dalamnya. Terkadang para vlogger lupa untuk menggunakan teknik insert shoot cinematic ini dan cenderung untuk mengisi content dengan full berbicara. Padahal itu yang membuat vlog terlihat membosankan. Kamu bisa menggunakan teknik slow-mo untuk menambah dramatic dari shoot cinematic tersebut. Ketika kamu travelling, kamu bisa memasukkan scene-scene yang diambil menggunakan drone (kalau kamu punya/membawa) atau shoot menyeluruh lingkungan travellingmu sehingga penonton bisa ikut serta merasakan perjalananmu.

Selanjutnya masuk ke proses editing. Editing vlog ini memang sedikit berbeda dengan video-video lainnya. Untuk mempermudah pengeditan, kamu bisa mengkategorikan vlog travelling sesuai dengan destinasi wisatanya atau kuliner yang akan full kamu ulas dalam satu episode. Untuk menarik perhatian penonton dan penasaran ingin terus menonton vlogmu, kamu bisa menaruh beberapa scene klimaks antara 10 hingga 15 detik saja di awal video sebelum bumper. Dengan demikian penonton yang penasaran akan dengan sabar menonton vlogmu dari awal hingga mendapatkan video klimaks tersebut. kamu juga bisa menambahkan insert-insert yang sudah kamu ambil sebelumnya untuk menambah cinematic video tersebut.

Masuk ke tahap akhir yaitu uploading. Untuk upload video ke Youtube, pilih judul yang membuat orang ingin meng-klik videomu dan menontonnya. Dengan membuat judul yang menarik dan juga thumbnail video yang akan membuat orang penasaran, videomu akan semakin banyak ditonton orang. Tetapi dengan catatan, judul dan thumbnail yang kamu gunakan harus sesuai dengan isi videomu. Jangan sampai hanya untuk mencuri perhatian penonton, kamu menggunakan judul dan thumbnail yang tidak sesuai. Ini akan membuat penontonmu merasa menyesal menonton videomu. Untuk membuat thumbnail dengan mudah, kamu bisa menggunakan ekstensi Youtube Tube Buddy yang bisa kamu pasang di Google Chrome. Tube Buddy ini juga bisa memberikan recomendasi hastag dan keyword untuk ditambahkan ke descripsimu, sehingga orang-orang bisa mencari videomu melalui keyword tersebut.

Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa Overloops bagikan buat kalian yang ingin terjun ke dunia vlogger. Untuk menjadi vlogger tentunya tidak mudah jika tidak kita seriusi pekerjaan tersebut. Jadi, bekerjalah sesuai passion agar yang kamu kerjakan itu juga membuatmu senang. Sekian tips dari Overloops, kita akan terus membagikan berbagai tips yang bermanfaat buat teman-teman semuanya. Tunggu tips kita selanjutnya yaa..

RECENT POSTS

    Leave a comment